A.
Keuntungan dan kekurangan Jaringan Client-server
1.
Keuntungan Client Server
a.
Centralization (sentralisasi) : adanya kontrol
terpusat. Server membantu dalam mengelola seluruh set-up. Hak akses dan alokasi
sumber daya yang dilakukan oleh Server.
b.
Proper Management (manajemen proper) : Semua file
disimpan di tempat yang sama. Dengan cara ini, manajemen file dan menemukan
file menjadi lebih mudah.
c.
Back-up dan Recovery Possible: semua data disimpan di
server yang mudah untuk membuat back-up itu. Juga, dalam kasus beberapa
break-down jika data hilang, itu dapat dipulihkan dengan mudah dan efisien.
Sementara dalam komputasi rekan kita harus mengambil back-up di setiap
workstation.
d.
Upgradation dan Skalabilitas di Client-server set-up:
Perubahan dapat dibuat dengan mudah dengan hanya upgrade server. Juga sumber
daya baru dan sistem dapat ditambahkan dengan membuat perubahan yang diperlukan
dalam server.
e.
Aksesibilitas: Dari berbagai platform dalam jaringan,
server dapat diakses dari jarak jauh.
f.
Sebagai informasi baru diupload dalam database, setiap
workstation tidak perlu memiliki kapasitas penyimpanan meningkat sendiri (yang
mungkin terjadi dalam peer-to-peer sistem). Semua perubahan yang dibuat hanya
dalam komputer pusat yang ada database server.
g.
Keamanan: Aturan mendefinisikan hak keamanan dan akses
dapat didefinisikan pada saat set-up server.
h.
Server dapat memainkan peran yang berbeda untuk klien
yang berbeda.
2.
Kekurangan Client Server
a.
Jaringan menjadi macet karena Terlalu banyak
permintaan dari klien dapat mengakibatkan kemacetan, yang jarang terjadi dalam
jaringan P2P. Overload dapat menyebabkan melanggar-down server. Dalam
peer-to-peer, total bandwidth jaringan meningkat karena jumlah kenaikan
rekan-rekan.
b.
Client-Server arsitektur tidak kuat sebagai P2P dan
jika server gagal, seluruh jaringan turun. Juga, jika Anda men-download file
dari server dan itu akan ditinggalkan karena beberapa error, download berhenti
sama sekali. Namun, jika akan ada rekan-rekan, mereka akan menyediakan
bagian-bagian yang rusak dari file.
c.
Dari segi biaya sangat mahal untuk menginstal dan
mengelola jenis komputasi.
d.
Perlu profesional TI untuk menjaga server dan rincian
teknis lainnya dari jaringan.
B.
Kelebihan dan kekurangan sistem Desentralisasi
1.
Kelebihan sistem Desentralisasi
a. Penghematan biaya karena tidak
semua unit yang memerlukan komputasi membutuhkan perangkat komputer dengan
spesifikasi yang sama.
b. Peningkatan tanggung jawab terhadap
pengeluaran biaya
c. Peningkatan kepuasaan pemakai
d. Kemudahan pencadangan ketika terjadi
musibah
2. Kekurangan sistem Desentralisasi
a. Memungkinkan kekacauan kontrol
terhadap sistem komputer
b. Ketidaksesuaian dalam menyediakan
perangkat lunak dan perangkat keras
c. Kemubaziran dalam tugas
d. Standarisasi bisa tak tercapai
C. Kelebihan dan
kekurangan Sentralisas
1. Kelebihan sistem
Sentralisasi
a.
Jaminan
terbentuknya sistem yang holistik dan koheren di seluruh tataran organisasi
karena sifatnya yang standar dan terpusat.
b.
Pertukaran data
dan/atau informasi dapat dilakukan dengan mudah karenakeseragaman teknologi
penyimpanan data primer maupun sekunder.
c.
Potensi
terjadinya anarki karena fenomena tambal sulam dan kesulitan membangun
‘interface´ dari sejumlah sistem yang tersebar dapat direduksi seminimum
mungkin dan lain sebagainya
2. Kekurangan sistem Desentralisasi
a.
Kecenderungan
yang terjadi adalah kontrol yang berlebihan dan terlalu ketat hingga terjadi
manajemen informasi yang cukup kaku dan sangat hirarkis.
b.
Fokus lebih
banyak diarahkan pada conformity atau ketaatan pada prosedur standar
sehingga mengurangi sejumlah inisiatif yang terkadang dapat berguna bagi
perusahaan.
c.
Karena biasanya
akan mengarah pada satu standar tertentu, kerap perlu dikeluarkan biaya yang
relatif jauh lebih mahal dibandingkan dengan nonstandar.
d.
Karena teknologi
informasi terdiri dari sejumlah komponen yang beragam, belum tentu
masing-masing komponen yang dipilih adalah yang terbaik (karena yang penting
bagi manajemen adalah kesamaan standar sehingga terkadang kinerja atau performa
dinomor duakan).
e.
Terkadang dalam
perkembangannya ditemukan teknologi baru yang canggih dan berguna bagi
perusahaan, namun karena spesifikasinya di luar standar perusahaan maka
peluang tersebut dilepaskan begitu saja.
f.
karakteristik
dari perkembangan teknologi informasi yang serba open system dan open standard
membuat sistem sentralisasi belum tentu memiliki keunggulan kompetitif
dibandingkan dengan pendekatan lainnya.
Referensi :